Helen menjelaskan, teknis penplotan personel akan dibahas secara terperinci melalui rapat koordinasi bersama instansi terkait. Langkah ini diambil agar pergeseran pasukan dapat disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kebutuhan di masing-masing desa penyelenggara.

Selain kesiapan fisik personel, Polres Bangka Barat juga menaruh perhatian pada aspek transparansi kompetisi. Helen mengimbau seluruh panitia, calon kepala desa, dan simpatisan untuk menyelenggarakan pemilihan secara jujur dan adil.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan desa yang menyelenggarakan Pilkades agar pelaksanaannya tetap transparan dan adil,” tegasnya.

Masyarakat juga diminta proaktif dalam mengawasi jalannya kontestasi. Helen menegaskan, pihak kepolisian membuka pintu selebar-lebarnya bagi warga yang ingin melaporkan adanya indikasi kecurangan atau pelanggaran hukum selama tahapan Pilkades.

“Jika ditemukan adanya pelanggaran, masyarakat diminta untuk segera melapor kepada pihak kepolisian. Kami siap menerima laporan tersebut untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” pungkas Helen.