Pemkab Bangka Tengah Optimistis Dongkrak Indeks Pemdi 2026 hingga 2,00
Sebagai langkah percepatan, Pemkab Bangka Tengah memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus mendokumentasikan berbagai inovasi teknologi yang telah diterapkan di masing-masing perangkat daerah.
Syarifullah menegaskan, komitmen pimpinan daerah untuk mendorong reformasi layanan publik menuju ekosistem digital telah berjalan di berbagai tingkatan birokrasi. Karena itu, pembenahan administrasi dan pelaporan menjadi salah satu fokus untuk memastikan seluruh capaian dapat terakui dalam penilaian.
Sementara itu, Kepala Diskominfosta Bangka Tengah, dr. Dede Lina Lindayanti, mengatakan keberhasilan evaluasi Pemdi tidak hanya ditentukan oleh jumlah perangkat teknologi yang dimiliki, tetapi juga sejauh mana teknologi tersebut terintegrasi dan mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat serta mendukung pengelolaan data pemerintahan.
Dalam wawancara tersebut, kelengkapan dokumen pembuktian menjadi salah satu poin yang dibahas secara intensif bersama tim asesor.
“Khususnya tim kami di Diskominfosta, insyaallah optimis dapat melewati target tersebut. Bahkan kemarin saya menantang tim untuk berani menetapkan target yang lebih tinggi. Insyaallah, mudah-mudahan apa yang kita impikan dan upayakan dapat membuahkan hasil yang baik dari tim asesor pusat PAN-RB,” tegas Dede.
Menindaklanjuti catatan tersebut, Diskominfosta langsung berkoordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu untuk melengkapi dokumen yang masih dibutuhkan.
Kolaborasi tersebut dilakukan guna memastikan setiap program digital yang telah berjalan di masing-masing instansi dapat terdokumentasi dan menjadi bahan pendukung dalam proses evaluasi.
Melalui pembenahan tersebut, Pemkab Bangka Tengah menargetkan indeks akhir Pemdi 2026 dapat mencapai angka 2,00. Target ini diharapkan dapat melampaui baseline nasional KemenPAN-RB sebesar 1,70 sekaligus mendekati hasil penilaian mandiri daerah yang sebelumnya berada di angka 2,01.
“Optimisme ini semakin kuat dengan adanya komitmen dan dukungan dari kepala daerah, mulai dari bupati hingga sekretaris daerah. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pemerintahan digital di Kabupaten Bangka Tengah dan merupakan komitmen yang wajib terus dijaga untuk mencapai hasil yang diharapkan,” ujar Dede.

