Algafry juga mengingatkan para pejabat yang dilantik agar memandang jabatan sebagai sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta para ASN tidak berlebihan dalam menyikapi pengangkatan maupun perpindahan tugas.

“Proses pengangkatan dan pemberhentian ini hal yang biasa. Jadi jangan dianggap ini malapetaka atau sebuah kebahagiaan. Tidak usah euforia, tidak usah merasa terlalu berlebihan menyikapinya, dan jangan menganggap ini sebuah penderitaan atau kesedihan,” tegas Algafry.

Ia mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

“Jadikan setiap pekerjaan sebagai bentuk tanggung jawab, setiap tantangan sebagai kesempatan untuk berkembang, dan setiap keberhasilan sebagai motivasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, berikan pelayanan dengan sepenuh hati, dan jadilah bagian dari perubahan positif bagi Kabupaten Bangka Tengah,” pesannya.

Sementara itu, kepada Direktur Perumda Air Minum Tirta Bangka Tengah, Achmad Barliansyah, yang kembali dipercaya memimpin untuk masa jabatan 2026–2031, Algafry menyampaikan apresiasi sekaligus mengingatkan adanya tantangan yang berbeda dibandingkan tugas ASN pada umumnya.

Menurutnya, tugas sebagai Direktur Perumda menuntut waktu dan keterlibatan langsung di lapangan, termasuk dalam pekerjaan teknis yang berkaitan dengan kondisi jaringan perpipaan.

“Pak Dirut harus tetap semangat. Tugas sebagai direktur utama Perumda berbeda dengan pekerjaan ASN. Waktu kerja yang dibutuhkan sangat panjang dan menuntut keterlibatan langsung di lapangan. Pekerjaan ini tidak selalu bersih dan nyaman karena membutuhkan kerja keras secara nyata,” kata Algafry.

Bupati berharap kepercayaan yang kembali diberikan kepada Achmad Barliansyah dapat diiringi dengan peningkatan kinerja, profesionalisme, serta kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat Kabupaten Bangka Tengah.