Menurut Jumhari, SPBU Padang mulai melayani konsumen sejak sekitar pukul 06.10 WIB. Pada pagi hari, antrean sudah terlihat panjang karena masyarakat datang untuk mendapatkan BBM pada jam pelayanan bagi konsumen umum.

“Jam 6 lewat 10 sudah buka, memang antrean panjang, mungkin karena banyak konsumen untuk berangkat kerja” ujarnya.

Untuk ketersediaan BBM, Jumhari menyebut pasokan yang diterima SPBU Padang hari ini masih dalam kondisi normal sebanyak 32 kiloliter (KL). Sementara untuk Pertamax, pihak SPBU belum mendapat kepastian mengenai jadwal pasokan berikutnya setelah sebelumnya menerima sekitar 8 ton.

“Stoknya normal, tetap 32 KL. Untuk Pertamax kami belum tahu kapan masuknya lagi. Kemarin masuk 8 ton, tapi ke depan tidak tahu,” katanya.

Jumhari mengatakan pihak SPBU masih menunggu kartu kendali bagi pengecer. Menurutnya, keberadaan kartu tersebut akan memudahkan petugas mengatur antrean dan pelayanan kepada pengecer.

“Belum ada. Kalau sudah ada itu enak kita mengaturnya. Saya berharap segeralah ada kartu itu, jadi kami di sini enak mengaturnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan kartu kendali tersebut nantinya terdiri dari tiga warna dengan pembagian hari antrean yang berbeda. Pengaturan tersebut khusus bagi pengecer yang menggunakan sepeda motor, sementara kendaraan roda empat tetap mengikuti ketentuan pembelian berdasarkan barcode.

“Ada tiga jenis kartu, misalnya hari ini merah, biru dan hijau. Jadi mereka harinya untuk antreannya berbeda. Ini khusus motor, kalau untuk mobil tetap sesuai barcode,” jelasnya.

Selain pembagian jadwal, pembelian BBM melalui barcode dibatasi maksimal 40 liter dalam satu kali pengisian. Sistem tersebut mencatat pengisian sehingga kendaraan yang sudah mengisi 40 liter pada pagi hari tidak dapat kembali melakukan pengisian pada sore hari.

“Sekali, 40 liter. Jadi kalau pagi sudah isi 40 liter, sore mau isi lagi tidak dapat. Itu ketahuan di barcode, scan di barcode ketahuan dia,” kata Jumhari.

Jumhari juga menyebut SPBU Padang tetap melayani penyaluran BBM pada Minggu. Sebanyak 8 ton BBM disiapkan untuk pelayanan hari Minggu. Berbeda dengan hari biasa, pada Minggu tidak diberlakukan pembagian waktu antara konsumen umum pada pagi hari dan pengerit pada sore hari. Pelayanan dibuka mulai pukul 07.00 WIB.

Sumber: beltim.go.id