Dari 100 Lesung Menuju Pasar Global, Terasi Belacan Habang Bangka Selatan Ukir Sejarah Dunia
Dari 100 Lesung Menuju Pasar Global, Terasi Belacan Habang Bangka Selatan Ukir Sejarah Dunia
PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) resmi memberi piagam penghargaan rekor pembuatan terasi belacan habang oleh peserta terbanyak di dunia, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel).
Luthfi, Perwakilan MURI mengatakan ada 300 kilogram terasi atau belacan habang telah di buat oleh 300 peserta atau pelaku usaha dari Kabupaten bangka selatan. Dan ini sejarah baru yang tidak hanya di MURI saja, namun di Bangka Belitung bahkan di Indonesia dan di dunia.
Oleh karena itu setelah melalui proses verifikasi ajuan pencatatan rekor 300 peserta pembuat terasi bersama-sama dengan target 300 kilogram terasi menggunakan 100 lesung oleh 300 peserta, MURI sangat mengapresiasi capaian ini untuk masuk skala rekor dunia.
“MURI resmi mengukuhkan kegiatan ini sebagai rekor pembuatan terasi belacan habang oleh peserta terbanyak di dunia. MURI akan memberikan piagam penghargaan bukan hanya rekor Indonesia, tapi juga dunia karena MURI meyakini bahwa tidak ada pembuatan terasi sebanyak ini di belahan dunia manapun,” kata Luthfi di Bangka Selatan, Sabtu.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi mengatakan Pemkab Bangka Selatan berkolaborasi bersama OJK beserta jajaran Lembaga keuangan lainnya untuk menggelar kegiatan pembuatan 300 kilogram terasi (belacan habang) oleh 300 peserta terbanyak untuk meraih Rekor MURI se Indonesia dan se dunia agar menjadi sejarah di Bangka Selatan.
“Alhamdulillah kita berhasil meraih Rekor MURI se-Indonesia bahkan se-dunia dan ini menjadi sejarah di Bangka Selatan. Kedepan kita tidak hanya membuat terasi untuk Rekor MURI saja, tapi harus ada potensi lain yang bisa dikembangkan menjadi icon produk Bangka selatan,” ujarnya.

