Polres Basel Tertibkan Antrean BBM di SPBU Toboali: Sudah 15 Kendaraan Diamankan
“Apabila dalam pemantauan maupun penyelidikan ditemukan masyarakat yang menggunakan tangki modifikasi, baik roda dua maupun roda empat, tentu akan kami lakukan penindakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.
Di tengah upaya penertiban tersebut, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk tidak khawatir dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan stok BBM dalam kondisi aman. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan panic buying, terlebih melakukan penimbunan.
“Stok BBM kita aman. Sekali lagi, stok BBM kita aman. Jadi masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu membeli secara berlebihan, apalagi melakukan penimbunan,” imbau Kapolres.
Kapolres juga mengingatkan petugas SPBU agar menjalankan pelayanan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan ketentuan yang berlaku. Penyaluran BBM harus dilakukan secara tertib agar tidak terjadi pengisian berulang yang berpotensi memperpanjang antrean.
“Kami mengimbau kepada petugas SPBU agar melaksanakan tugas sesuai SOP. Berikan BBM sesuai ketentuan sehingga masyarakat lainnya juga mendapatkan haknya untuk membeli BBM,” jelasnya.
Ia menambahkan, ketertiban di SPBU bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian maupun petugas SPBU, tetapi membutuhkan kesadaran bersama dari seluruh masyarakat.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Bangka Selatan berharap distribusi BBM dapat berjalan lancar, antrean tetap terkendali, dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan BBM dengan aman, tertib dan nyaman.
Polisi hadir bukan sekadar mengatur antrean, tetapi memastikan setiap masyarakat mendapatkan haknya secara tertib dan adil.

