Mahasiswa Kedokteran UBB Bedah Masalah Kutu Kepala di Pesantren Bahrul Ulum
Penelitian ini didampingi oleh dr. Sanely Risti, M.Biomed. Seluruh santriwati yang berperan sebagai responden telah diberikan penjelasan lengkap mengenai tujuan, prosedur, manfaat, serta hak-hak mereka. Keikutsertaan dilakukan secara sukarela dengan tetap menjunjung tinggi prinsip kerahasiaan dan etika penelitian yang berlaku.
Kepala Madrasah Bahrul Ulum Islamic Centre, Ustadz Ali Mafrohim, menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan lingkungan pesantren memberikan manfaat dua arah — ilmu yang dipelajari di bangku kuliah dapat langsung diterapkan, sementara warga pesantren memperoleh wawasan kesehatan yang bermanfaat.
“Kami berharap temuan dari penelitian ini dapat menjadi panduan praktis, sehingga kebersihan dan kesehatan para santriwati senantiasa terjaga dengan cara yang tepat,” tutur Ali Mafrohim.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti pengabdian sivitas akademika UBB dalam membawa ilmu pengetahuan turun langsung ke masyarakat. Kolaborasi antara Universitas Bangka Belitung dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre pun diharapkan terus berlanjut, mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan di wilayah Kabupaten Bangka.

