Kepala Desa Ranggas, Salam, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tunggal di wilayahnya tersebut. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh pengemudi yang mengalami micro sleep atau kantuk berat saat berkendara.

“Kejadiannya sekitar jam 12 siang tadi. Diduga sopir mengantuk sehingga mobil oleng dan menabrak parit. Total ada tiga penumpang di dalam mobil, satu orang meninggal dunia dan dua lainnya dibawa ke RSUD Koba,” ujar Salam Selasa kemarin.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi masih terus dilakukan kepada Kapolsek Airgegas dan Kasat Lantas Polres Bangka Selatan guna mengetahui kronologi pasti serta data lengkap para korban.