Berkah Taat Pajak, Ridwan Bawa Pulang Sepeda Motor dari Gebyar Pajak Pangkalpinang
Saparudin berharap program tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu.
“Ini sebenarnya buat apresiasi kepada masyarakat agar masyarakat tentu di masa yang akan datang bisa bayar pajak dengan tepat waktu, bisa melunasi pajak-pajaknya sehingga kita bisa bangun kota kita dengan lebih cepat lagi,” katanya.
Ia menegaskan, masyarakat yang telah membayar pajak secara otomatis mendapatkan nomor untuk mengikuti undian.
“Yang penting bayar pajak, nanti langsung masuk nomornya,” jelas Saparudin.
Saparudin juga menyebutkan, penerimaan pajak dan retribusi daerah Kota Pangkalpinang tahun ini telah mencapai lebih dari Rp200 miliar dan hingga saat ini masih memenuhi target.
Program Gebyar Pajak, lanjutnya, akan diupayakan menjadi agenda tahunan dengan hadiah yang diharapkan semakin besar.
“Iya, tiap tahun. Mudah-mudahan tahun depan insyaallah lebih besar lagi,” ungkapnya.
Meski demikian, Saparudin mengakui masih banyak masyarakat yang belum membayar pajak. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memenuhi kewajibannya.
Ia menekankan, pajak yang terkumpul menjadi bagian dari gotong royong masyarakat untuk mendukung pembangunan, termasuk fasilitas pendidikan, kesehatan serta bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu.
Saparudin menambahkan, pelaksanaan Gebyar Pajak tahun ini tidak menggunakan dana APBD. Hadiah dan dukungan kegiatan berasal dari para stakeholder yang turut mendukung pembangunan Kota Pangkalpinang.
“Ini tidak menggunakan dana APBD. Ini semua adalah support dari para stakeholder yang ingin juga ikut serta membangun Kota Pangkalpinang,” pungkasnya.

