Ia menjelaskan, pengalihan jenis donasi tersebut diperlukan agar bantuan yang diberikan dapat tersalurkan secara efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Apabila donasi pakaian terus berdatangan dalam jumlah besar, dikhawatirkan terjadi penumpukan yang justru menyulitkan proses pengelolaan dan pendistribusian bantuan.

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap masyarakat dapat mengutamakan bantuan yang masih relevan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, baik selama berada di tempat penampungan maupun dalam proses pemulihan setelah musibah kebakaran.

“Kami berharap kepedulian masyarakat tetap berlanjut, tetapi jenis bantuannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang masih diperlukan. Dengan begitu, bantuan yang disalurkan bisa lebih bermanfaat, tidak menumpuk pada satu jenis barang, dan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak secara lebih optimal,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus melakukan koordinasi dengan unsur terkait dalam penanganan warga terdampak kebakaran, termasuk memantau kebutuhan bantuan dan memastikan dukungan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

Melalui imbauan ini, Pemkab Bangka Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan solidaritas sosial dengan menyalurkan bantuan secara bijak, sesuai kebutuhan, serta memperhatikan kondisi terkini warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang.

Sinergi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan darurat sekaligus mendukung percepatan pemulihan kondisi sosial masyarakat pascakebakaran. (***)