3 Guru dan 210 Siswa Terdampak Kebakaran di Dusun Serdang
3 Guru dan 210 Siswa Terdampak Kebakaran di Dusun Serdang
BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpangpada Senin (12/10/2026) malam tidak hanya menghanguskan ratusan rumah warga, tetapi juga berdampak pada sektor pendidikan.
Kepala Dinas Kominfo Basel, Yuri Siswanto dalam rilis resminya per Senin, 12 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB, tercatat ada 3 orang guru atau tenaga kependidikan yang masuk dalam kategori korban langsung kebakaran. Profesi para pengajar ini turut terdampak bersama ratusan warga lainnya yang sehari-hari bekerja sebagai petani, nelayan, serta pelaku UMKM.
Ratusan Siswa dari Berbagai Jenjang Ikut Terdampak
Selain tenaga pendidik, musibah ini juga berdampak besar pada anak-anak usia sekolah. Sebanyak 210 siswa dari berbagai jenjang pendidikan tercatat sebagai korban.
Rincian jumlah siswa yang terdampak meliputi: Tingkat PAUD: Sebanyak 12 anak, yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Tingkat SD: Sebanyak 163 anak, yang terdiri dari 77 anak laki-laki dan 86 anak perempuan. Tingkat SMP: Sebanyak 23 anak, yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 14 anak perempuan. Tingkat SMA: Sebanyak 12 anak, yang terdiri dari 2 anak laki-laki dan 10 anak perempuan.
Langkah Penanganan Khusus Pendidikan
Mengingat banyaknya peserta didik dan tenaga pengajar yang menjadi korban, pemerintah dan instansi terkait tidak tinggal diam. Guna memulihkan kondisi psikologis serta memastikan hak-hak pendidikan tetap berjalan di tengah masa tanggap darurat, telah didirikan Posko Layanan Siswa dan Sekolah yang dikelola langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Selain itu, posko trauma healing yang diinisiasi oleh Biro SDM Polda juga disiapkan untuk membantu memulihkan mental anak-anak dan para siswa dari trauma akibat musibah kebakaran tersebut.
Berdasarkan data rilis resmi Diskominfo per Senin (12/10/2026) pukul 21.00 WIB, sebanyak 267 unit rumah warga hangus terbakar secara langsung. Secara keseluruhan, bencana ini memengaruhi 323 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 1.292 jiwa.
Dampak Kerusakan dan Korban Terdampak

