“Harapannya kegiatan ini bisa bermanfaat dan meningkatkan kompetensi,” ujarnya, Selasa (13/10/2026).

Bupati juga mengajak para penggiat budaya dan literasi di Bangka Belitung, termasuk ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, untuk ikut mengambil bagian dalam seminar tersebut.

“Penguatan budaya literasi dan atmosfer akademik perlu didukung bersama melalui ruang-ruang diskusi yang menghadirkan berbagai perspektif, baik dari kalangan akademisi maupun masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Indrawadi, menyampaikan, seminar internasional tersebut terbuka untuk masyarakat umum dengan target sekitar 300 peserta.

“Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, guru, pelajar, dosen hingga utusan sekolah,” jelasnya.

Keterbukaan peserta diharapkan menjadikan seminar tidak hanya sebagai ruang diskusi akademik, tetapi juga wadah pertukaran gagasan yang dapat diakses oleh masyarakat secara luas.

Seminar internasional dan bedah buku ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya literasi dan atmosfer akademik di Bangka Tengah. Selain itu, kegiatan tersebut juga bisa menjadi ruang untuk memperkenalkan karya serta tokoh lokal kepada masyarakat yang lebih luas. (***)