Genjot Pembangunan Desa, Bupati Bangka Barat Buka TMMD ke-130 di Kecamatan Jebus
Selain akses jalan, personel TNI juga akan merehabilitasi dua unit gedung sekolah, memperbaiki empat unit rumah tidak layak huni (RTLH), dan membangun lima titik sumur bor sebagai sumber air bersih warga.
“Untuk sektor lingkungan dan pangan, program ini menargetkan pengembangan lahan ketahanan pangan seluas satu hektare serta penanaman 1.000 bibit pohon keras dan buah-buahan. Aksi sosial berupa pembersihan pasar dan rumah ibadah juga ikut digalakkan,” ujarnya.
Sementara di bidang kesehatan, panitia menyalurkan 100 paket makanan tambahan bagi anak-anak penderita stunting di wilayah tersebut.
Tidak hanya pembangunan infrastruktur, TMMD ke-130 juga menyelenggarakan serangkaian kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bagi masyarakat. Edukasi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan, bela negara, kesadaran hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta bahaya penyalahgunaan narkoba.
Warga juga dibekali penyuluhan kesehatan terkait pencegahan stunting melalui optimalisasi Posyandu dan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Sementara untuk penguatan ekonomi lokal, masyarakat mendapatkan pelatihan di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan.
Upacara pembukaan ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi militer dan sipil, di antaranya Kasdam II/Sriwijaya, Kasrem 045/Garuda Jaya, Wakil Bupati Bangka Barat, Ketua DPRD, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Danlanal Bangka Belitung, perwakilan PT Timah, hingga para tokoh adat dan masyarakat se-Kecamatan Jebus.
Keberhasilan program jembatan pembangunan sepanjang satu bulan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Desa Sinar Manik dan sekitarnya.

