Namun, saat sepeda motor bergerak menyeberang ke kanan, mobil Panther pikap datang dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat antara kedua kendaraan tersebut tidak dapat dihindari. Sementara itu, pengemudi mobil dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka-luka.

Kepada petugas, pengemudi pikap memberikan keterangan awal bahwa motor korban sempat mendahului kendaraan lain yang searah sebelum berbelok. Ia mengaku terkejut karena lampu sein kanan sepeda motor korban diduga tidak menyala. Meski demikian, polisi menegaskan keterangan tersebut masih harus didalami lebih lanjut.

“Keterangan tersebut masih perlu didalami untuk memastikan kronologi pasti dan faktor utama penyebab kecelakaan,” tambah Yos Sudarso.

Akibat benturan keras tersebut, BR mengalami luka parah berupa patah kaki kiri, patah tangan kanan, serta cedera di bagian kepala dan wajah. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tempilang sebelum akhirnya dirujuk ke RS DKT Pangkalpinang.

Pihak Polres Bangka Barat menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di jalan raya.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban. Peristiwa ini harus menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan. Pastikan situasi lalu lintas benar-benar aman sebelum berbelok atau menyeberang, selalu gunakan lampu sein, dan patuhi aturan lalu lintas karena kelalaian sekecil apa pun bisa berakibat fatal,” pungkas Kasi Humas.