1 Tahun Memimpin Pangkalpinang: Prof Udin-Dessy Beberkan Terobosan Pendidikan, UHC, hingga Penataan Kota
Di sektor kesehatan, pihaknya mengakui layanan publik masih kurang maksimal. Namun pihaknya terus berbenah secara bertahap.
DPRD telah menyetujui anggaran Universal Health Coverage (UHC). Sejak tahun 2025, seluruh masyarakat miskin di Pangkalpinang dicover BPJS Kesehatannya agar bisa berobat tanpa beban biaya.
“Kami mencoba terus, kata orang Bangka itu berguyur, maksudnya itu bertahap. Jadi kita bertahap mengerjakan semua itu,” ujarnya.
Menanggapi masukan soal kebersihan kota, Wali Kota menyatakan pihaknya sudah menyatakan perang terhadap sampah, setiap Jumat selalu turun membersihkan sampah. Program bank sampah sudah mulai, tapi tentunya masih banyak yang harus kita kerjakan.
“Dukungan masyarakat juga sangat penting untuk kesadaran akan kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Terkait penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang marak di persimpangan, pihaknya setiap hari melakukan patroli Satpol PP dan baru-baru ini ada yang dikirim ke Polres karena mengeksploitasi anak di bawah umur.
Sementara untuk persoalan air bersih yang disampaikan Pendeta Frank, Pemkot dalam beberapa bulan ke depan akan mendapat bantuan satu unit mobil tangki air dari pemerintah pusat.
Soal antrian BBM yang kerap menutup jalan, Walikota mengaku belum menemukan solusi permanen.
“Kami hanya bisa menepikan agar antrian BBM jangan menutup jalan. Memang BBM kadang langka sehingga mereka ngantri. Nanti kami akan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan Pertamina untuk solusinya,” ujarnya.
Di bidang investasi, Pemkot tengah menyiapkan kawasan industri dan pelabuhan baru di Pangkalbalam. Untuk pariwisata, Pemkot sedang merapikan kawasan Pasar Pasir Padi agar lebih menarik wisatawan.
“Selama 1 tahun memimpin, pasti masyarakat masih banyak ekspektasinya. Ke depan hal-hal yang kami lakukan mungkin masih belum memuaskan, tapi kami terus menerima kritik, saran dan masukan dari Bapak-Ibu semua sehingga kami bisa terus memperbaiki diri dan meningkatkan kinerja dalam membangun Kota Pangkalpinang,” pungkasnya.**

