Merawat Warisan Budaya, Festival Junjung Besaoh 2026 Siap Semarakkan HUT ke-318 Toboali
Pembukaan festival atau Buka Lawang (Opening Ceremony) dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 – 22.00 WIB. Acara pembukaan tersebut akan dimeriahkan dengan penampilan Eksotika Habang Percussion & Friend, Tari Gajah Manunggang, serta Tari Tigel.
Selanjutnya, pada Kamis (22/10/2026), kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Puisi Bahasa Habang pukul 13.00 – 17.30 WIB dan Bazar UMKM pukul 16.00 – 22.00 WIB. Pada malam harinya, pukul 19.00 – 22.00 WIB, akan digelar Junjung Besaoh Got Talent.
Pada Jumat (23/10/2026), festival kembali menghadirkan Lomba Pantun Bahasa Habang pukul 13.00 – 17.30 WIB. Bazar UMKM tetap berlangsung pukul 16.00 – 22.00 WIB, disusul penampilan Junjung Besaoh Got Talent pada pukul 19.00 – 22.00 WIB.
Memasuki Sabtu (24/10/2026), rangkaian kegiatan semakin beragam. Mulai pukul 08.00 – 12.00 WIB, dijadwalkan Lomba Pidato Bahasa Habang serta Gegen atau pagelaran permainan tradisional. Pada hari yang sama, Bazar UMKM berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.
Festival Kuliner Tradisional “Ngarawat Rase” juga akan digelar mulai pukul 08.00 – 22.00 WIB. Sementara itu, Lomba Fashion Show Tempo Doeloe dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 – 17.00 WIB.
Malam harinya, masyarakat akan disuguhkan hiburan Habang Berdendang pada pukul 19.00 – 22.00 WIB, dengan penampilan sejumlah artis, di antaranya Erhan, Yulia, dan Bintang.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada Minggu (25/10/2026), diawali dengan Paripurna DPRD dalam rangka Hari Jadi Kota Toboali ke-318 pukul 09.00 – 11.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan Perayaan Kawan Heredek pada pukul 11.00 – 14.00 WIB.
Pada pukul 14.00 – 17.00 WIB, festival menghadirkan Seminar “Toboali Berkisah” serta Festival Kuliner Tradisional “Ngarawat Rase”. Bazar UMKM juga kembali dibuka mulai pukul 15.00 – 22.00 WIB.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Malam Puncak Festival Junjung Besaoh 2026 dijadwalkan berlangsung pada pukul 19.00 – 22.00 WIB.
Melalui Festival Junjung Besaoh 2026, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan diharapkan dapat menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat sejarah dan identitas Kota Toboali, sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi serta kesenian daerah.
Selain menjadi wadah pelestarian budaya, rangkaian festival juga menghadirkan kesempatan bagi pelaku UMKM dan kuliner tradisional untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Berbagai perlombaan dan pertunjukan seni diharapkan turut mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga warisan budaya lokal.
Dengan semangat “Merawat Warisan, Menguatkan Identitas, Mempromosikan Kekayaan Budaya Bangka Selatan”, Festival Junjung Besaoh 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat identitas budaya masyarakat Bangka Selatan, meningkatkan kebersamaan, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap sejarah dan tradisi Kota Toboali.

