Jaksa Masuk Sekolah di Bangka Barat, Siswa SD Diajak Berani Lawan Perundungan
Oleh karena itu, pelajar didorong untuk berani menolak segala bentuk perundungan, tidak ikut-ikutan, serta berani melaporkan kejadian yang mereka alami atau saksikan kepada guru maupun orang tua.
Penyuluhan yang berlangsung secara interaktif ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para siswa melalui sesi diskusi ringan mengenai perilaku sehari-hari di sekolah.
Melalui program JMS ini, Kejari Bangka Barat berkomitmen untuk mendekatkan pengetahuan hukum kepada pelajar menggunakan bahasa yang mudah dipahami anak-anak.
“Kami harap langkah dapat membantu siswa mengenali perilaku yang merugikan orang lain serta memahami pentingnya menjaga hak dan martabat sesama sejak usia dini,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pencegahan perundungan bukan hanya tanggung jawab siswa, melainkan membutuhkan sinergi dan keterlibatan aktif dari guru, orang tua, serta seluruh warga sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan kondusif.

