Pengepul Besi Bekas di Belitung Tewas usai Terpapar Ledakan Diduga Mortir
Berdasarkan informasi awal dari adik korban, sebelum kejadian, korban membawa barang rongsokan dari Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur. Di lokasi tersebut, korban diduga membeli benda yang menyerupai mortir. Informasi ini masih didalami oleh pihak kepolisian untuk memastikan asal-usul benda tersebut serta keterkaitannya dengan peristiwa ledakan.
Akibat kejadian tersebut, korban sempat mengalami luka serius dengan luka bakar sekitar 70 persen, putus pada tangan kiri, serta patah tulang pada kaki kanan sebelum akhirnya dilarikan oleh pihak keluarga ke RSUD Marsidi Judono untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah mendapatkan perawatan intensif, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia di RSUD Belitung sekitar pukul 21.26 WIB.
Kapolres Belitung, AKBP Satria Darma menyampaikan keprihatinannya atas insiden ini serta menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan personel Satbrimob, khususnya Unit Jibom, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengungkap penyebab pasti ledakan.
“Personel Unit Jibom saat ini masih melakukan sterilisasi di lokasi kejadian untuk memastikan situasi aman. Kami juga terus berkoordinasi dengan Satbrimob dan melakukan pendalaman melalui keterangan para saksi guna mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut,” ujar Kapolres.
Kapolres menambahkan bahwa korban laki-laki yang sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit akhirnya meninggal dunia. Polres Belitung terus memantau perkembangan penanganan kejadian serta mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mendekati lokasi selama proses sterilisasi berlangsung.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mendekati lokasi selama proses sterilisasi berlangsung. Apabila menemukan benda yang dicurigai sebagai mortir, amunisi, atau bahan peledak, jangan menyentuh, memindahkan, memukul, maupun membongkarnya. Segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani oleh petugas yang berwenang,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan benda mencurigakan atau membutuhkan bantuan kepolisian melalui layanan Polisi 110.
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti ledakan dan jenis benda yang ditemukan masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Polres Belitung bersama personel Satbrimob Polda Kepulauan Bangka Belitung terus melakukan koordinasi dan pendalaman guna memastikan keamanan di lokasi kejadian.

