Curah Hujan Minim Bikin Kolong Kering, Pelayanan Perumdam Bangka Barat Mulai Terancam
Markus menjelaskan, intensitas hujan yang rendah dalam beberapa waktu terakhir belum mampu menambah debit air di kolong-kolong penampungan. Akibatnya, pelayanan air bersih kepada pelanggan Perumdam mulai menghadapi tantangan serius.
Sebagai langkah penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat telah memberikan dukungan kepada Perumdam untuk melakukan pengerukan dan penggalian kembali sumber air permukaan yang mengalami penyusutan.
“Perumdam sudah kita bantu untuk melakukan penggalian kembali. Upaya yang dilakukan saat ini sudah maksimal, tetapi memang kondisi sumber air masih menjadi kendala akibat minimnya curah hujan,” kata Markus.
Pemerintah daerah berharap, kombinasi antara optimalisasi sumber air permukaan dan kajian sumur bor berkapasitas besar ini dapat membangun sistem penyediaan air yang lebih tangguh terhadap perubahan cuaca di masa mendatang.

