Beberapa poin strategis yang ditekankan Deddi antara lain:

* Peningkatan Kapasitas: Menambah volume tampungan air pada kolong-kolong utama.
* Sumber Alternatif: Mencari dan memetakan titik sumber air baku baru yang potensial.
* Sinergi Lintas Sektor: Memperkuat koordinasi antara Pemerintah Daerah, PDAM, DPRD, instansi teknis, dan masyarakat.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan politik dan moral ini tidak menghilangkan fungsi pengawasan legislatif terhadap kinerja badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut. Evaluasi berkala tetap berjalan demi peningkatan kualitas pelayanan.

“Apresiasi bukan berarti menutup mata terhadap kekurangan. Kita tetap memberikan masukan dan evaluasi. Namun, ketika ada upaya nyata di lapangan untuk mengatasi kesulitan masyarakat, sudah selayaknya kita dukung dan dorong agar ditingkatkan,” lanjutnya.

Di akhir keterangannya, DW, sapaan akrabnya meminta manajemen Perumdam TSS memastikan proses distribusi air bersih dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan. Ia juga mengimbau warga untuk menyetop aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan di sekitar kawasan kolong sumber air baku guna menjaga kualitas dan kuantitas air yang tersisa.