Markus Ngamuk, Upacara Belum Selesai ASN Babar Malah Tinggalkan Barisan
Selain itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diminta memperketat pengawasan barisan peserta pada pelaksanaan upacara berikutnya agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Menurut Markus, ketegasan ini menjadi pengingat bahwa kedisiplinan aparatur merupakan cerminan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
Di samping persoalan disiplin pegawai, upacara peringatan tahun ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat persatuan. Dalam kesempatan tersebut, Markus membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.
Pesan Menpora menekankan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik atau kecanggihan teknologi, melainkan dari kualitas karakter, moralitas, dan kepedulian sosial generasi muda. Nilai-nilai historis Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 diharapkan tetap hidup sebagai fondasi menghadapi tantangan zaman.
Menutup arahannya, Markus mengajak seluruh generasi muda di Kabupaten Bangka Barat untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Ia berharap para pemuda dapat memberikan kontribusi nyata lewat kreativitas dan kerja keras guna mewujudkan kemajuan di Bangka Barat.

