“Harapan kami kepada pihak perusahaan ke depan khususnya agar terus menggalakkan kegiatan seperti ini sehingga akan lebih banyak lagi rumah warga kita yang tidak layak huni bisa dibangun. Jadi walaupun rumahnya sederhana, cuma sangat layak untuk ditempati. Sekali lagi selamat kepada Nenek Jannah, sudah bisa tinggal di tempat baru ini bersama cucunya, bisa istirahat dengan tenang dan nyaman,” tuturnya.

Di sisi lain, pihak manajemen perusahaan menegaskan berkomitmen penuh untuk hadir di tengah kesulitan warga. Region Control PT BPL dan PT MP LWI, Ismail Arsyad, melalui Humas Perusahaan, Bayu Juanda, menjelaskan bahwa program kemanusiaan ini merupakan agenda berkelanjutan yang menyasar warga di wilayah operasional perusahaan.

“Jadi kegiatan kita ini sebenarnya sudah pernah kita lakukan lah. Dulu di tahun-tahun sebelumnya ada di Dusun Belit, Desa Dendang, di situ kita kasih bantu program bedah rumah juga, program yang sama. Terus yang kedua, di kediaman Nenek Jannah di Desa Pangkalberas. Jadi ini memang murni kita berikan bantuan ini kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Rumah-rumah yang tidak layak huni itu yang jadi prioritas kita,” kata Bayu.

Bayu mengungkapkan, Nenek Jannah dipilih sebagai penerima manfaat karena kondisi ekonominya yang kurang mampu serta lokasi rumahnya yang berbatasan langsung dengan wilayah operasional PT BPL. Pihak perusahaan mengucurkan anggaran sekitar Rp71 juta untuk menyulap rumah berukuran 5×8 meter tersebut menjadi bangunan permanen. Proses pengerjaan sendiri memakan waktu sekitar satu setengah bulan sejak peletakan batu pertama dengan memberdayakan kontraktor lokal dan UKM sekitar untuk pengadaan material.

“Tahun ini sebenarnya targetnya ada dua, tapi ini agak terlambat karena masih ada proses yang harus diselesaikan. Mungkin mudah-mudahan kalau memang sempat nanti kita mau lanjut lagi di desa lain agar target yang kita tetapkan dua itu bisa terealisasikan di tahun ini,” jelasnya.

Melalui program ini, perusahaan berharap keberadaan mereka dapat memberikan dampak psikologis yang positif bagi warga penerima bantuan di tengah situasi ekonomi yang sedang sulit.

“Harapan kami dari perusahaan, masyarakat yang kurang mampu terutama Nenek Jannah ini melalui program bedah rumah ini mereka bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak agar harapan hidup mereka lebih positif, tenang, nyaman kan. Karena zaman sekarang serba susah, kami sebagai perusahaan ingin menyampaikan bahwa kami hadir dan berusaha selalu hadir di tengah-tengah masyarakat terutama masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Bayu.