“Sulit untuk kita menurunkan PC karena jalan inspeksi sudah tidak ada dan rumah warga yang mepet dengan sungai, jadi kita imbau warga jangan lagi membangun rumah dekat sungai agar sungai mudah kita bersihkan,” ujarnya.

Hadirnya satgas dari Dinas PU nanti diharapkan pembersihan bandar dan selokan dapat lebih masif lagi dilakukan oleh warga. Lurah, RT dan RW juga diharapkan rutin mengajak warga bergotong royong membersihkan lingkungan, terutama bandar dan selokan disekitar rumah warga.

“Lurah, Rt dan Rw juga kita harap rutin mengajak warganya bergotong royong membersihkan lingkungan,” ujarnya.

Wali Kota Saparudin menambahkan, selain kelurahan Rejosari Pangkalbalam ini, lokasi lain yang menjadi fokus penanganan banjir yakni kelurahan bintang, gedung nasional dan kawasan pasar pagi.

“Genas, Kampung Bintang dan pasar pagi juga menjadi fokus kita untuk rutin bergotong royong membersihkan selokan dan sungai agar dapat mengurangi potensi banjir,” tutup Saparudin.**