Dessy Ayutrisna Dorong Peserta Pelatihan Jadi Wirausaha, Buka Lapangan Kerja Baru
Dessy menjelaskan, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga telah memfasilitasi pencari kerja melalui kegiatan job fair. Peserta pelatihan diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki.
Namun, ia menegaskan bahwa peluang setelah mengikuti pelatihan tidak terbatas pada bekerja di perusahaan atau industri terkait.
“Diharapkan mereka tidak hanya bekerja di industri sesuai bidangnya, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan, menjadi pelaku usaha, bahkan menjadi pemilik usaha yang bisa menyerap tenaga kerja,” katanya.
Lebih lanjut, Dessy menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan tersebut mendapat dukungan dari berbagai sumber pembiayaan dan lembaga. Pemerintah Kota Pangkalpinang mengalokasikan anggaran APBD untuk lima peserta, sementara dukungan lainnya berasal dari Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi, pemerintah pusat, serta BPTKMI.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan keterampilan tenaga kerja dan memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan.
Dessy berharap, pelatihan berbasis kompetensi dapat memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Pangkalpinang. Peserta yang terserap di dunia kerja maupun yang mampu merintis usaha sendiri diharapkan turut berkontribusi menekan angka pengangguran.
“Dengan pelatihan ini, diharapkan mereka bisa bekerja di bidang masing-masing. Tentunya itu sangat bermanfaat untuk mengurangi pengangguran, apalagi jika mereka bisa membuka usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan,” tutupnya.

