Ia menjelaskan, kegiatan Batch II merupakan kelanjutan dari pendampingan sebelumnya yang mendapatkan respons positif dari para penerima manfaat. Pada pelaksanaan Batch I, layanan telah menjangkau lima anak, sementara Batch II memberikan pendampingan kepada delapan anak beserta orang tua mereka.

Sri Parwanti mengapresiasi sinergi PT TIMAH dalam mendukung pelaksanaan program TAMASYA. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan program sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia berharap dukungan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT TIMAH tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat dikembangkan menjadi program berkelanjutan yang memberikan manfaat lebih luas.

“Penguatan pemahaman orang tua mengenai pola asuh dan tumbuh kembang anak merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Keluarga yang memiliki pengetahuan pengasuhan yang baik akan menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan berkualitas,” katanya.

Kolaborasi ini juga dinilai sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Selain memberikan manfaat langsung kepada keluarga penerima layanan, keterlibatan PT TIMAH dalam program TAMASYA juga menjadi bentuk sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung pembangunan keluarga.

Melalui dukungan terhadap program TAMASYA, PT TIMAH berharap penguatan kualitas SDM dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Sebab, pengasuhan yang tepat sejak usia dini merupakan salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang unggul, mandiri, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa. (*)