Penghakiman atau Pembebasan
Karya: Dimas Aditya
Di lorong waktu yang panjang dan kelam,
Ada suara yang bertanya tanpa ampun:
Apakah merdeka itu sekadar lepas dari rantai,
Atau justru penghakiman atas setiap luka yang kita warisi?
Dulu tanah ini digenggam tangan asing,
Darah tumpah, air mata jadi sungai,
Tapi hari ini, ketika bendera berkibar di langit biru,
Kita berdiri di persimpangan yang sama-
Antara menghukum masa lalu,
Atau membebaskan diri dari dendam yang menggerogoti.
Penghakiman mudah diucapkan:
“Mereka salah, kita benar,
Luka ini harus dibayar sempurna.”
Tapi pembebasan lebih sunyi, lebih dalam—
Ia meminta kita melepaskan beban,
Membuka pintu hati yang terkunci,
Dan membiarkan angin kemerdekaan masuk
Tanpa membawa sisa-sisa kebencian.

