JNE Wujudkan Mimpi 1.200 Karyawan untuk menunaikan Ibadah Umrah

PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – JNE kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan spiritualitas dan kesejahteraan karyawan dengan memberangkatkan lebih dari 1.200 Ksatria dan Srikandi JNE beserta keluarga untuk melaksanakan ibadah Umrah.

“Program ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada para karyawan yang telah mengabdi selama lebih dari 12 tahun,” kata Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto dalam rilisnya kepada media di Pangkalpinang, Jumat (25/9/2026).

JNE memberangkatkan 1.200 karyawan dalam 20 kloter untuk menunaikan ibadah umrah, dengan keberangkatan yang dilaksanakan secara bertahap mulai 16 September hingga 16 Desember 2026.

Program ini adalah wujud nyata pengamalan nilai-nilai luhur yang ditanamkan oleh almarhum pendiri JNE, H.Soeprapto Soeparno dengan memberikan kesempatan bagi Ksatria dan Srikandi JNE untuk beribadah ke tanah suci.

“Ini juga sebagai tradisi apresiasi atas loyalitas tanpa batas yang mereka berikan kepada perusahaan. Kami berharap sekembalinya dari Tanah Suci, para karyawan membawa energi dan semangat baru untuk terus memberikan pelayanan prima. Hal ini sejalan dengan tagline JNE, yaitu ‘Connecting Happiness’, di mana kami tidak hanya mengantar kiriman, tetapi juga merajut kebahagiaan bagi keluarga besar JNE dan masyarakat luas,” ujarnya.

Pelaksanaan program ini juga bertepatan dengan usia JNE ke-36 tahun, dengan mengusung tema ‘Melesat Hebat’, JNE berharap perjalanan ini tidak hanya menjadi rezeki bagi mereka, tetapi juga menjadi motivasi untuk selalu bersemangat dalam bekerja

Sementara itu, Human Capital Development Division Head JNE, Fikri Al Haq Fachryana, menjelaskan bahwa program ini dirancang secara komprehensif karena bukan sekadar reward atau bentuk apresiasi, Umrah sebagai kurikulum terbaik dari Allah adalah instrumen pembinaan internal.

Peserta umrah tahun ini tidak hanya berasal dari kantor pusat, tetapi juga dari berbagai cabang JNE di seluruh Indonesia. Mulai dari Bogor, Bandung, Tarakan, Semarang, Balikpapan, Bandar Lampung, Pontianak, dan Yogyakarta dan kota-kota lainnya.

“Selama di sana, mereka mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan serius dan antusias, dipandu oleh Ustadz Jajang Al-Hajj,” ujarnya.