Tri Suaka, Zidan, dan Ipank Sukses Guncang Panggung Melayu Ketapik Festival di Desa Kacung
Tri Suaka, Zidan, dan Ipank Sukses Guncang Panggung Melayu Ketapik Festival di Desa Kacung
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Ribuan penonton memadati Lapangan Bintang Pratama Farm, Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, pada Minggu (1/11/2026) malam. Kehadiran massa ini guna menyaksikan malam puncak sekaligus penutupan Melayu Ketapik Festival 2026.
Acara penutupan festival tersebut dimeriahkan oleh penampilan tiga musisi nasional, yakni Zinidin Zidan, Tri Aji Suaka (Tri Suaka), dan Irvan Nurman (Ipank). Konser dibuka dengan aksi panggung Zinidin Zidan, disusul oleh Tri Suaka, dan ditutup dengan penampilan pamungkas dari Ipank.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Silo Sandro menjelaskan bahwa festival ini sengaja digelar untuk memperkuat identitas lokal setempat. Nama festival ini sendiri diambil dari akar budaya masyarakat Desa Kacung yang merupakan bagian dari suku Melayu Ketapik.
“Kenapa dinamakan begitu karena Desa Kacung adalah suku Melayu Ketapik. Nah, kita itu mau mengangkat bahwa Desa Kacung adalah Suku Melayu Ketapik agar terbranding dengan kuat,” ujar Silo saat dikonfirmasi pada Minggu (1/11/2026) malam.
Silo menambahkan, sebagai gelaran perdana di Desa Kacung, pihak panitia sengaja mengusung tema Melayu dan mengundang artis-artis ibukota yang memiliki genre musik senada. Festival ini sendiri telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut dengan menyajikan beragam pentas seni dan budaya.
Pada hari pertama, acara diisi dengan pertunjukan pencak silat, tari tradisi kreasi, serta penampilan band lokal Sonata Klaki. Memasuki hari kedua, panggung dimeriahkan oleh musisi lokal lainnya seperti Morning Soul dan Arga Music. Sementara pada hari ketiga, giliran musisi nasional Zidan, Tri Suaka, dan Ipank yang tampil penuh menghibur masyarakat.
Selain panggung hiburan, panitia juga melibatkan sektor ekonomi dengan menghadirkan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lokasi acara. Kehadiran ragam kuliner ini ditujukan agar para pengunjung dapat menikmati jalannya festival dengan lebih nyaman.

