BANGKA BELITUNG, TIMELINES.ID – Meski dikenal sebagai daerah penghasil bijih timah, namun ternyata investasi paling besar di Provinsi Bangka Belitung justru disumbang oleh sektor perkebunan.

“Penyumbang investasi paling besar di Babel yakni di sektor perkebunan kemudian di susul oleh sektor pertanian. Selanjutnya baru sektor perikanan,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Babel, Darlan, Selasa.

“Sektor perkebunan, pertanian, yang menyumbang paling besar investasi. Karena pertanian ini walaupun dia kecil-kecilan lumayan karena merata di semua daerah,” lanjutnya.

Darlan mengatakan, untuk investasi timah di Babel, tergantung harga, jika harganya meningkat, maka otomatis meningkatkan gairah investasi begitupun sebaliknya.

Baca Juga  Lahan Cetak Sawah di Desa Mislak Mulai Disurvei

“Timah ini kalo tergantung harga kalo harga meningkat, meningkat juga investasi, kalo harga turun, turun juga. Orang lebih banyak stok,” terangnya.

Lebih lanjut, Darlan memaparkan, target realisasi investasi di Babel yang ditetapkan Pemerintah melalui Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM RI) sebesar Rp21 triliun.