KESEHATAN,TIMELINES.ID- Penggunaan empeng alias pacifier atau dot bayi saat ini memang menjadi tanda tanya bagi para ibu-ibu zaman sekarang, terkait kelebihan atau kekurangan apa yang bisa berdampak kepada tumbuh kembang buah hati.

Lantas apakah empeng ini benar-benar memberikan banyak manfaat bagi anak?.

Nah dilansir dari Hellosehat.com, para orang tua wajib baca ini untuk memutuskan apakah akan memberikan empeng kepada bayi atau tidak.

Manfaat penggunaan empeng pada bayi

Berikut beberapa manfaat dari empeng atau dot untuk anak yang perlu diketahui.

1. Menurunnya risiko sudden infant death syndrome (SIDS)

Penggunaan empeng saat anak tidur di siang atau malam hari dapat mencegah terjadinya sindrom kematian mendadak atau SIDS.

Baca Juga  5 Manfaat Kunyit untuk Wajah dan Cara Menggunakannya sebagai Masker

Selain itu, penggunaan empeng diyakini dapat mengurangi kemungkinan anak Anda untuk berguling ke posisi tengkurap, menjaga sistem pernapasan, hingga mengurangi risiko terjadinya GERD.

2. Memuaskan refleks untuk mengisap

Bayi memiliki keinginan alami untuk mengisap. Maka dari itu, waktu minum susu atau pemberian ASI botol dapat memenuhi keinginannya.

Namun terkadang, keinginan mengisap tetap ada walaupun bayi sudah merasa kenyang. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan memberikan empeng bayi. Hal yang perlu diperhatikan orangtua adalah ini tidak menggantikan waktu makan siang.

3. Membantu bayi menenangkan diri

Empeng atau dot bayi dapat memberikan efek menenangkan serta mencegahnya mengalami rasa cemas. Bisa dikatakan bahwa penggunaan empeng dapat membantunya untuk mengendalikan perasaan serta membuatnya merasa aman.

Baca Juga  Hadiah Akhir Tahun, RSUD Depati Hamzah Paripurna

Tidak hanya itu saja, karena sebagian bayi merasa senang saat mengisap sesuatu maka empeng juga bisa menenangkannya ketika rewel. Anda juga bisa menggunakannya untuk membantu bayi agar lebih cepat terlelap.

Kekurangan empeng bayi

Tidak hanya manfaat, ada pula kekurangan dari empeng bayi yang bisa menjadi pertimbangan orangtua. Berikut hal yang juga perlu Anda perhatikan.

1. Mengalami bingung puting

Menyusui adalah proses yang alami dan sebagian bayi perlu waktu agar terbiasa dengan puting ibu. Namun, ada pula kondisi bingung puting pada bayi yang kesulitan mengisap ASI.