PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebutkan ada kejanggalan dan dugaan intervensi pada hasil seleksi calon paskibraka nasional perwakilan Bangka Belitung Tahun 2023 meski panitia pelaksana Badan Kesbangpol Babel tidak mengakuinya.

“Saya sudah sejak awal menyampaikan ke Ibu Plt Kesbangpol Babel bahwa kami dari KNPI Babel mencium ada aroma kolusi dan intervensi dari oknum tertentu terkait hasil seleksi calon paskibraka nasional yang akn mewakili Babel tahun 2023 ini,” kata Ketua KNPI Babel, Remilyanus Salalima usai menghadiri audiensi polemik hasil seleksi paskibraka Babel 2023 di rumah dinas Gubernur Babel, Senin malam.

Remil mengatakan awalnya KNPI Babel mendapat tembusan surat oleh Ketua KNPI Kabupaten Bangka terkait hasil seleksi tersebut, dimana anggota KNPI Kabupaten Bangka mau melakukan demo langsung, namun dirinya mencegah karena pihaknya yakin Pj Gubernur Babel akan arif dan bijaksana mengklarifikasi dan menyelesaikan polemik ini.

Baca Juga  Aliansi Umat Islam Babel Gelar Unjuk Rasa, Minta Angel's Wing Ditutup

“Saat ini sedang musim cawe cawean seakan sudah ada pesanan tertentu yang harus si A yang lulus dan jadi, tinggal bagaimana harus dicari celahnya. Seperti apa yang disampaikan tim pansel tadi kami melihat seolah-olah tim pansel ini tidak pernah ada, mereka adapun tidak diperlukan karena semua sudah ditetapkan oleh BPIP di mana Timsel baru melakukan dua tes saja tapi Kesbangpol seolah-olah langsung menentukan si A yang lulus dan berpotensi,” ujarnya.

Menurut Remil keanehan seperti ini harus segera diluruskan karena ini bukan urusannya Bunga atau Sevfira namun ini gengsi dari Kabupaten Bangka dan kota Pangkalpinang meksi di Kesbangpolnya tidak masalah tapi bagi PPI Kabupaten Bangka atau PPI Kota Pangkalpinang mereka bisa mengusulkan ke nasional itu gengsi dan kebanggaan dari mereka.

Baca Juga  Pj Gubernur: Polemik Ini Viral karena Ada Sesuatu di Hasil Seleksi Calon Paskibraka Nasional