TIMELINES.ID- Sensasi terbakar yang intens adalah efek paling umum yang dirasakan saat memakan Carolina Reaper atau cabai lainnya yang sangat pedas. Senyawa capsaicin mengaktifkan reseptor rasa sakit yang sensitif di mulut, dan memberi tahu otak bahwa mulut sedang terancam.

Dalam kesimpulan, cabai Carolina Reaper adalah cabai terpedas di dunia yang terkenal dengan rasa yang sangat pedas. Namun, cabai ini juga memiliki manfaat kesehatan yang tak terduga, termasuk sifat anti-inflamasi dan analgesik yang dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Tapi tingkat kepedasan carolina reaper yang tinggi menimbulkan reaksi langsung pada mulut, seperti sensasi terbakar, mati rasa, dan muntah.

Namun, ada beberapa kasus lebih serius setelah mengonsumsi makanan pedas ini. Berikut bahaya yang mungkin timbul.

Baca Juga  25 Ide Lomba Agustusan Dijami Seru dan Bikin Ngakak

1. Penyempitan pembuluh darah otak

Ada dua kasus seseorang mengalami penyempitan pembuluh darah di otak setelah mengonsumsi cabai ini. Kondisi ini disebut juga reversible cerebral vasoconstriction syndrome (RCVS).

Dikutip dari BMJ Case Reports (2018) dan Radiology Case Reports (2020), RCVS akibat makan cabai membuat kedua orang ini mengalami sakit kepala dan leher yang sangat hebat.

Puncak rasa sakit kepala muncul dalam satu menit. Hingga saat ini, belum diketahui bagaimana cabai ini bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

2. Serangan jantung

Bahaya makan pedas carolina reaper bisa menyebabkan serangan jantung.

Kandungan capsaicin pada cabai bisa menyempitkan pembuluh darah di jantung. Lalu, jantung pun kekurangan aliran darah yang berisi oksigen.

Baca Juga  Pasca Alami Kecelakaan Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan, Ini yang akan Dilakukan Keduanya

Akibatnya, serangan jantung pun muncul dan ditandai dengan nyeri dada hebat.