PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Redho Tri Agustian (20) mahasiswa semester 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang sempat dinyatakan hilang dan diduga menjadi korban mutilasi di Sleman Jogjakarta, adalah anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Yana dan Abdullah.

“Ridho anak ketiga kami, dia paling bungsu, abangnya 2, satu sudah menikah dan satu lagi sudah meninggal dunia,” kata Abdullah saat ditemui timelines.id di hadapan beberapa tamu lain yang datang berbelasungkawa di kediamannya, Minggu malam.

Ayah dari tiga anak laki-laki ini terlihat sangat tabah, berbeda dengan istrinya Yana yang terlihat pingsan berkali-kali saat menerima tamu-tamu yang datang silih berganti menyapa dirinya untuk berbelasungkawa.

Salah satu teman lama Redho yang tak ingin disebutkan namanya juga mengatakan redho orang yang baik dan aktif berkomunikasi meski tidak lagi pernah bertemu.

Baca Juga  Pastikan Kualitas MBG, Begini Tahapan Pengelolaan Makanan SPPG Polri Milik Polda Babel

“Redho biasa kami memanggilnya. Ia sangat baik banyak teman dan tidak ada musuh setahu kami, karena kami sudah sejak SD, sampai SMA berteman dengan dia,” ujarnya.

Paman Redho yang bernama Majid, yang diberikan kuasa oleh Abdullah, Ayah Redho untuk memberi informasi kepada media saat ditemui timelines.id enggan berkomentar banyak.

Dengan sedikit nada kesalnya Ia mengatakan tidak ingin lagi berkomentar karena pemberitaan di media sudah banyak yang menyimpang.

Intinya saja keluarga masih menunggu keputusan resmi dari pihak kepolisian apakah korban pembunuhan itu Redho yang saat ini hilang atau bukan.

“Jelasnya tanyakan saja ke kepolisian, intinya keluarga masih menunggu dan jangan bertanya lagi,” tutupnya.

Baca Juga  Puluhan Warga Menunggu Kedatangan Jenazah Redho Tri Agustian