JAKARTA, TIMELINES.ID– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi sepekan ke depan di sebagian wilayah Indonesia hingga akhir Juli 2023.

Situasi tersebut disebabkan lantaran sejumlah faktor. Cuaca ekstrem itu berpotensi terjadi disebabkan fenomena cuaca seperti aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO), adanya aktivitas gelombang Rossby Ekuator, gelombang Kelvin, dan juga Siklon Tropis.

BMKG menyebutkan MJO aktif menunjukkan kondisi yang kurang signifikan untuk wilayah Indonesia. Selama sepekan ke depan, aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuator diperkirakan aktif di sebagian wilayah Maluku Utara dan Papua bagian utara.

Baca Juga  BMKG Prediksi Gerhana Bulan Penumbra akan Terjadi pada 5-6 Mei 2023