BANGKA, TIMELINES.ID – Dua Puluh Satu Mesin Pembuat pakan ikan atau pelet dibagikan kepada Karang Taruna tingkat kelurahan/desa. Bantuan mesin pelet ini merupakan upaya pemerintah memberdayakan generasi muda menjadi generasi mandiri yang produktif.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangka, Baharudin Baffa berpendapat bantuan mesin pembuatan pakan ikan atau pelet untuk karang taruna diharapkan mampu mendorong anggota organisasi itu berkreasi yang berorientasi kewirausahaan.

“Karang taruna tidak hanya sebagai organisasi yang menjadi garda terdepan di lingkungan sosial, namun harus memiliki konsep kewirausahaan yang berkelanjutan,” kata Baharudin Baffa Rabu (26/7/2023) menanggapi penyaluran bantuan mesin pembuat pakan ikan, “Machine Pakan Ikan Karang Taruna” (Cikar).

Baca Juga  Kejar Target Kinerja, Ini yang Dilakukan Kemenkumham Babel

Dia menginginkan organisasi karang taruna di Kabupaten Bangka yang pasif selama 11 tahun dan kembali bangkit saat ini, kedepannya harus merubah konsep kerja menjadi organisasi yang kuat sehingga tidak mengantungkan bantuan anggaran dari pihak lain.

“Produksi mesin pakan ikan dengan kemampuan 100 kilogram per hari per unit mesin, minimal mencukupi kebutuhan pakan ikan yang dikembangkan anggotanya sendiri,” jelasnya.

Menurutnya pemanfaatan potensi sumber daya alam sebagai bahan baku pakan ikan air tawar sejalan dengan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten dalam rangka mewujudkan program ketahanan pangan Nasional.