Skin Care yang Aman dan Dilarang Saat Hamil, Jangan Lengah Bunda
KESEHATAN,TIMELINES.ID- Menjalani kehamilan membuat ibu mengalami banyak perubahan pada tubuh, mulai dari perubahan bentuk tubuh hingga munculnya permasalahan kulit.
Saat hamil, wanita ternyata lebih rentan mengalami berbagai masalah kulit, seperti jerawat, kulit kering, atau munculnya melasma. Sayangnya, masalah kulit ini kerap menurunkan rasa percaya diri ibu hamil.
Nah, penggunaan skincare menjadi cara yang efektif untuk menjaga kesehatan kulit. Namun, ibu harus selektif dalam memilih skincare yang aman selama masa kehamilan.
Skin care yang aman saat hamil
1. Sunscreen
Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari paparan sinar UV. Tak cukup menggunakan topi atau payung, salah satu skin care saat hamil yang aman adalah produk sunscreen.
Apalagi, kondisi kulit saat hamil umumnya lebih sensitif sehingga ibu perlu melindungi kulit dengan menggunakan sunscreen.
Anda bisa menggunakan produk non chemical sunscreen karena akan memberikan pelindung sinar UV pada lapisan luar kulit dan tidak menyerap sampai ke dalam.
Sebagai contoh, ibu bisa memilih produk yang mempunyai kandungan aman seperti titanium dioxide dan zinc oxide. Lalu, cukup pilih sunscreen losion daripada semprotan karena lebih berbahaya.
2. Glycolic acid
Tak jarang, ibu perlu menggunakan produk skin care yang bermanfaat untuk meredakan jerawat serta mengatasi hiperpigmentasi saat hamil.
Salah satu kandungan dalam produk perawatan kulit yang bisa Anda gunakan adalah glycolic acid karena dapat membantu mengurangi garis halus, mencerahkan, serta mengatasi hiperpigmentasi.
Selain itu, glycolic acid dan azelaic acid dalam kadar yang rendah juga bisa membantu meredakan jerawat akibat ketidakseimbangan hormon selama masa kehamilan.
3. Obat jerawat
Perawatan jerawat topikal adalah obat yang langsung dioleskan pada kulit. Sebagian besar produknya dapat terjual secara bebas atau dengan resep dokter.
Obat jerawat sebagai salah satu skin care saat hamil yang aman adalah benzoil peroksida, asam salisilat, serta asam glikolat (glycolic acid).
4. Pelembap
Jangan lupakan untuk tetap menjaga kelembapan kulit saat hamil karena sebagian ibu mengalami kondisi kulit dehidrasi serta lebih kering dari biasanya.
Bukan hanya karena perubahan hormon, kondisi kulit kering juga bisa terjadi karena bayi dalam kandungan juga mengonsumsi cairan yang masuk ke dalam tubuh.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.