KESEHATAN,TIMELINES.ID- Berbagai zat kimia ini akan tercampur di udara begitu kendaraan mengeluarkan gas buangnya. Dengan demikian, orang-orang yang berada di sekitarnya akan dengan mudah menghirup zat tersebut.

Tanpa disadari, paparan asap knalpot tersebut memasuki sistem pernapasan dan peredaran darah sehingga menimbulkan kerusakan tubuh meskipun membutuhkan waktu yang lama.

Adapun OEHHA menyebut, orang-orang yang tinggal dan bekerja di kawasan perkotaan lebih mungkin terpapar zat polutan dari asap knalpot.

Ini pun termasuk orang-orang yang lebih banyak menghabiskan waktu di dekat jalan raya.

Bahaya asap knalpot pada kesehatan manusia

Asap knalpot yang masuk ke tubuh bisa menimbulkan sejumlah penyakit. Namun, tidak semua orang akan mengalami masalah kesehatan tersebut.

Baca Juga  Zodiak Sagitarius Hari Ini Senin 5 Desember 2022: Percintaan Anda Sedang Diuji

Bila terjadi pun, masalah kesehatan yang timbul tidak selalu sama. Hal ini bergantung pada seberapa banyak dan lamanya paparan terjadi.

Efek paparan asap knalpot sesuai lama waktunya

Pada jangka pendek, paparan asap knalpot dengan konsentrasi tinggi bisa menimbulkan iritasi mata, hidung, tenggorokan, dan paru-paru.

Adapun hal ini bisa menimbulkan pusing, batuk, munculnya dahak, hingga mual. Sementara pada penderita asma dan alergi, paparan jangka pendek juga bisa memicu gejala.
Bukan cuma jangka pendek, paparan asap kendaraan jangka panjang bisa menimbulkan berbagai bahaya yang lebih serius.

Namun, perlu Anda pahami, tidak semua orang yang terpapar asap kendaraan jangka panjang juga akan mengalaminya. Umumnya, ini juga tergantung pada tingkat imunitas seseorang.

Baca Juga  Antisipasi 5 Bahaya Anak Kebanyakan Screen Time

Misalnya, anak-anak dan lansia lebih rentan mengalami gangguan kesehatan akibat asap knalpot karena kekebalan tubuhnya cenderung lebih lemah.

Lalu, apa saja bahaya kesehatan jangka panjang akibat asap kendaraan tersebut? Berikut penjelasannya.

1. Kanker

Beberapa kandungan dalam asap knalpot, seperti benzena, arsenik, formaldehyde, dan 1, 3-butadiene, memiliki sifat karsinogenik.

Artinya, kandungan ini berpotensi menyebabkan perubahan mutasi genetik yang merupakan penyebab dari penyakit kanker.

Bahkan, Environmental Protection Agency (EPA) Amerika Serikat memperkirakan, setengah dari kasus kanker terkait dengan bahaya asap kendaraan.

Selain itu, suatu penelitian pun menemukan, paparan asap knalpot diesel meningkatkan risiko penyakit kanker paru, terutama pada pengemudi truk atau pekerja kereta api.

Baca Juga  3 Cara Hindari Kanker Paru-paru Akibat Polusi Udara

2. Masalah pernapasan

Sistem pernapasan adalah bagian pertama dan yang paling utama mengalami dampak dari paparan asap kendaraan.