PANGKALPINANG, TIMELINES.ID– Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang melakukan evakuasi terhadap satu orang penumpang KM Srikandi Line, Kamis pagi (17/8/2023). Penumpang bernama Nopiandi (35) tahun mengalami sakit lambung dan muntah sehingga membutuhkan medic evacuation (medivac).

Mendapatkan informasi tersebut Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang membuka operasi SAR gabungan dan memberangkatkan 1 tim rescue menuju lokasi KMP Srikandi yang sedang lego jangkar di perairan Pasir Padi akibat air laut yang dalam kondisi surut dan menyebabkan kapal tidak bisa masuk ke Pelabuhan Pangkalbalam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, I Made Oka Astawa mengatakan upaya evakuasi didukung oleh beberapa stakeholder terkait yakni TNI AL, KSOP Pangkalbalam, KKP Pangkalbalam, KPLP Pangkalpinang, KP3, Pelindo, Sakasar Pangkalpinang dan Agen KMP Srikandi.

Baca Juga  Pamit Pergi Cari Kayu, Kakek 70 Tahun di Dusun Payak Air Bulin Dikabarkan Hilang

“Proses evakuasi menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat) Basarnas Pangkalpinang didukung juga oleh Sekochi dari KPLP. Setibanya di KMP Srikandi Line pada pukul 9.23 WIB, tim SAR gabungan segera menangani korban dibantu oleh tim medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Pangkalbalam. Kondisi ombak yang besar cukup menghambat proses evakuasi terhadap korban,” kata Oka Astawa.