PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung (Babel), Beliadi menyoroti kinerja Dinas Pariwisata, Budaya, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudkepora) Babel.

Pasalnya menurut wakil rakyat asal Belitung Timur ini sepinya tempat wisata di Babel dalam beberapa bulan terakhir, sehingga dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi para UMKM, pelaku usaha dan perekonomian masyarakat.

“Saya lihat ini sudah 3 sampai 4 bulan kondisi sepi seperti ini, tidak ada satupun langkah dari Dinas Pariwisata untuk melakukan inovasi, untuk melakukan terobosan sehingga tempat wisata menjadi ramai,” ungkap Beliadi, Kamis.

Beliadi mengungkapkan, ada beberapa hal yang menyebabkan tempat-tempat wisata menjadi sepi pengunjung. Salah satunya yakni melonjaknya harga tiket pesawat, terkhusus ketika ingin berkunjung ke Pulau Belitung.

Baca Juga  Meski Turun 0,11 Persen, Angka Pengangguran di Bangka Tengah Tembus 4211 Orang

Namun hal ini, Disbudparkepora seharusnya dapat segera mungkin mengambil langkah-langkah dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Semisalnya dengan membuka pembicaraan dengan perusahaan maskapai untuk menambah ataupun membuka penerbangan baru ke Pulau Belitung.

“Belitung saat ini dikuasai dua maskapai Sriwijaya dan Lion Grup sehingga tiket jadi mahal, hingga masyarakat dan wisatawan kurang ke Belitung. Kalo saya liat itu ada monopoli penerbangan karena hanya ada grup Lion Air dan Sriwijaya kan hanya satu kesana. Kalo tidak ada persaingan ya seperti itu, harga dia sendiri yang menentukan, main-main,” tegasnya.