KESEHATAN,TIMELINES.ID- Keputihan adalah reaksi alami tubuh yang keluar secara berkala untuk membersihkan dan melindungi vagina. Keluarnya keputihan biasa dipengaruhi oleh siklus menstruasi Anda.

Pada ciri dan jumlah yang normal, keputihan sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, keputihan vagina juga dapat terjadi sebagai gejala masalah kesehatan tertentu, dari yang ringan seperti infeksi hingga cukup serius seperti kanker.

Maka itu, penting untuk mengenali setiap gejala keputihan yang dialami. Adapun berbagai penyebab keputihan yang bisa jadi tanda penyakit meliputi sebagai berikut.

1. Vaginosis bakterialis

Bacterial vaginosis (BV) atau infeksi bakteri adalah infeksi vagina yang paling umum jadi penyebab keputihan abnormal.

Vaginosis bakterialis bisa terjadi akibat ketidakseimbangan antara bakteri baik dan jahat di dalam vagina.

Baca Juga  Jokowi: Puncak arus mudik lebaran Idul Fitri 2023, Sepanjang Sejarah

Belum diketahui pasti apa yang menyebabkan ketidakseimbangan ini, tapi ada banyak faktor risiko yang bisa memicunya.

Faktor risiko tersebut di antaranya adalah perilaku seks yang tidak aman (tidak pakai kondom, dan sering gonta-ganti pasangan seks) dan kurangnya menjaga kebersihan vagina.

Keputihan yang merupakan gejala vaginosis bakterialis yakni keputihan berwarna abu, putih, atau hijau; berbau busuk; bahkan disertai vagina gatal.

Jika keputihan Anda disertai vagina gatal, vaginosis bakterialis bisa jadi salah satu penyebab utamanya.

2. Infeksi jamur

Keputihan juga bisa terjadi karena infeksi jamur, terutama yang diakibatkan spesies Candida albicans. Vagina sebenarnya mengandung jamur yang tidak akan menyebabkan masalah dalam keadaan normal.

Baca Juga  3 Film Mafia yang Diadaptasi dari Kisah Nyata

Namun, jika dibiarkan berkembang biak liar, jamur bisa menginfeksi dan menyebabkan munculnya keputihan yang tidak normal. Umumnya, keputihan karena infeksi jamur ditandai dengan gejala sebagai berikut, melansir dari Mayo Clinic.