PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Suganda Pandapotan Pasaribu mengapresiasiasi keberadaan Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Babel yang sangat dibutuhkan dalam pengawasan dan pengawalan ketersediaan pangan yang aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh dalam arahannya, saat menghadiri Peringatan Perdana Hari Jadi BSIP Tahun 2023 yang berlangsung di ruang serbaguna BSIP Kepulauan Babel, Kamis (21/9).

“Saat ini harga kebutuhan pokok seperti beras, mengalami kenaikan harga. Tentunya ini menjadi salah satu perhatian pemerintah. Beras mengalami kenaikan karena dari 9 negara pengekspor beras sudah mulai mengurangi ekspornya. Bahkan ada yang tidak lagi mengekspor beras, ini menjadi tantangan bagi kita di Kepulauan Babel,” kata Pj Gubernur Suganda.

Baca Juga  Ekspor Timah Babel Agustus 2025 Turun 45,38 Persen

Pj Gubernur Suganda mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Babel memberikan apresiasi kepada BSIP Babel dan berharap BSIP selalu mengawasi pergerakan harga beras, sehingga Kepulauan Babel aman dalam hal ketahanan pangan.

“Kepulauan Babel masih memiliki lahan pertanian cukup luas. Dengan harapan, lahan tersebut dapat di manfaatkan secara optimal. Saya sangat senang, karena pihak BSIP saat ini telah berinovasi untuk kesediaan pangan dengan memanfaatkan tanaman sorgum dan porang, yang dijadikan bahan pangan alternatif bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada tamu undangan yang hadir, supaya tidak menyampaikan dan mempercayai berita hoax yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.