TIMELINES.ID- Sebagian orang tua mungkin ada yang bisa mengenali ciri anak yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Bahkan tak sedikit yang sudah mengetahuinya sejak anak usia dini., Bunda.

Anak yang memiliki kecerdasan rata-rata kerap disebut jenius. Nah, istilah jenius ini mengacu pada seseorang dengan kekuatan intelektual atau kreatif yang luar biasa. Psikolog pada awal tahun 1900-an adalah yang pertama mengukur dan mendefinisikan kejeniusan dari segi kecerdasan intelektual atau Intelligence Quotient (IQ) seseorang.

Mengutip dari Web MD, sebenarnya tidak ada satu definisi pun tentang jenius. Namun, banyak dokter telah mempelajari anak-anak yang sangat cerdas atau berbakat untuk memahami kejeniusan dengan lebih baik. Mereka mendefinisikan kejeniusan sebagai kekayaan orisinalitas, kreativitas, dan kemampuan berimajinasi atau berpikir dengan cara dan bidang baru.

Baca Juga  5 Pelajaran Yang Bisa Kamu Petik Dari Gagalnya Pernikahan

Ciri-ciri anak punya kecerdasan di atas rata-rata

Kecerdasan anak yang di atas rata-rata bisa terlihat dari beberapa hal, Bunda. Berikut telah HaiBunda rangkum dari berbagai sumber, 7 ciri-ciri anak punya kecerdasan di atas rata-rata atau jenius:

1. Perkembangan yang tidak sinkron

Apakah anak Bunda yang masih kecil sudah bisa melakukan tugas-tugas sederhana seperti mengikat tali sepatu atau atau malah sering lupa mengingat waktu menyikat gigi? Hal itu hanyalah beberapa contoh perkembangan yang tidak sinkron, atau berkembang lebih cepat di satu bidang dibandingkan bidang lainnya. Kondisi tersebut biasa terjadi pada anak-anak yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata.

Dilansir CNBC, anak berusia 8 tahun yang dikatakan jenius sudah dapat menunjukkan keterampilan membaca seperti siswa kelas 7, kemampuan matematika siswa kelas 5, keterampilan sosial pada tingkat kelasnya, dan pengaturan emosi yang baik.

Baca Juga  Bunda Wajib Tahu 1000 Hari Pertama Kehidupan Kunci Cegah Stunting

2. Memiliki ingatan yang sangat baik

Mampu menyimpan informasi adalah bagian terpenting dari kemampuan memahami dan memproses. Anak yang sangat cerdas cenderung memiliki daya ingat yang sangat baik dalam menyimpan informasi.

Jika anak cepat memahami kata-kata baru dan mengingatkan Bunda tentang tugas atau peristiwa yang terlupakan, maka kemungkinan besar mereka memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Misalnya, Bunda dan Si Kecil sedang berada di pasar atau supermarket dan akan membayar, Si Kecil tiba-tiba berkata, “Bun, bukankah Bunda bilang ingin membeli bubuk pala untuk tambahan bumbu kemarin?.”

Kemampuan untuk menghafal dan menyimpan informasi dengan mudah tersebut akan dimasukkan ke dalam kemampuan anak untuk mempelajari berbagai hal dengan cepat.

Baca Juga  7 Tips Mudik Lebaran yang Wajib Dipahami

3. Punya reaksi emosional yang lebih intens

Ahli saraf berpendapat bahwa anak-anak berbakat mengalami reaksi emosional yang lebih intens terhadap dunia di sekitar mereka.

Contohnya, mereka mungkin kesulitan menikmati pertunjukan yang karakternya kerap terluka atau sedih.