BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID — Kapolsek Simpang Katis, Iptu Syafruddin mengungkapkan motif peristiwa berdarah di Desa Terak adalah persaiangan bisnis batu gunung antara korban dan pelaku.

Syafrudi menjelaskan pelaku dan korban penjual batu gunung di Terak.

Lanjutnya, pelaku merasa tersaingi karena pelanggannya berkurang.

“Pelaku merasa tersaingi, mereka cekcok mulut dan semakin memanas terjadilah pertikaian itu,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kapolsek Simpang Katis membenarkan terjadinya penembakan menggunakan senapan angin.

“Iya senapan angin. Pelaku sudah kita amankan ke Polsek Simpang Katis,” imbuhnya.

Diakuinya, saat ini dirinya pun sedang berada di rumah duka dan akan mengabari lebih lanjut jika ada informasi terbaru.

Sebelumnya, Seorang warga Desa Terak, Kecamatan Simpang Katis, Bangka Tengah dikabarkan tewas akibat perkelahian dengan teman sendiri.

Baca Juga  Rapat Paripurna DPRD Bangka Tengah Molor Lagi, Wakil Bupati Dibuat Menunggu 1 Jam Lebih

Informasi yang dihimpun menyebutkan pertikaian ini terjadi pad Rabu (4/10/2023) sore tadi.

Bhabinkamtibmas Desa Terak, Bripka Ricky saat dikonfirmasi melalui sambungan telefon membenarkan adanya peristiwa perkelahian yang menyebabkan satu orang meninggal dunia itu.

“Aok (iya) benar,” kata Ricky.