KESEHATAN,TIMELINES- Sejumlah masyarakat sering kali tidak menyadari bahwa mereka menggunakan produk skincare berbahan merkuri, hingga pada akhirnya muncul sejumlah masalah pada kulit, seperti kulit mengelupas, kulit terasa gatal, dan jerawat yang semakin meradang.

Kondisi ini pun perlu segera diatasi untuk menghentikan efek samping dari merkuri tersebut, salah satu caranya adalah dengan melakukan detoks wajah.

Untuk mengetahui secara lengkap cara detox wajah dari merkuri, mari simak ulasan di bawah ini sampai tuntas.

Bahaya Menggunakan Produk Perawatan Kulit Berbahan Merkuri

Merkuri (mercury) atau air raksa (Hg) adalah salah satu jenis logam berbentuk cair pada suhu ruang (25 derajat Celcius). Senyawa ini biasanya dapat ditemukan pada bebatuan, biji tambang, serta tanah, baik dalam bentuk senyawa organik maupun anorganik

Baca Juga  Obat Fomepizole Diklaim Dapat Mengatasi Kasus Gagal Ginjal

Merkuri juga kerap digunakan sebagai bahan dasar pembuatan produk skincare karena dianggap dapat mengurangi tanda-tanda penuaan pada kulit serta mencerahkan kulit dengan cara menghambat pembentukan melanin.

Namun, perlu diketahui bahwa penggunaan merkuri sebagai bahan dasar kosmetik justru dilarang oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) karena berbahaya untuk kesehatan tubuh.

Pasalnya, kandungan merkuri tersebut dapat terserap ke dalam kelenjar minyak dan keringat di lapisan dalam kulit yang berisiko menimbulkan sejumlah efek samping, seperti:

●Ruam kemerahan pada kulit.
●Warna kulit tidak merata.
●Kulit mengelupas.
●Gatal-gatal pada kulit.
●Sensasi kebas atau mati rasa pada tangan, kaki, dan sekitar mulut.
●Jerawat meradang.
●Meningkatnya risiko terkena kanker kulit.

Baca Juga  Bagus untuk Ibu Hamil Ini 8 Buah yang Mengandung Asam Folat

Selain itu, penggunaan produk skincare berbahan merkuri dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan lainnya seperti gangguan sistem saraf, kerusakan otak, gangguan sistem imun, gangguan sistem pencernaan, radang paru-paru, hingga gagal ginjal. Bahkan, apabila digunakan oleh ibu hamil, produk skincare berbahan merkuri tersebut bisa mengganggu proses tumbuh kembang janin.

Cara Detoks Wajah dari Kandungan Merkuri

Pada kondisi normal, tubuh manusia dapat menyaring zat beracun, termasuk merkuri di dalam tubuh dengan bantuan organ hati dan ginjal yang akan dibuang melalui urine serta feses.

Namun, jika kandungan merkuri di dalam darah sudah melebihi 15 ng/mL, kondisi tersebut dapat mengganggu kerja organ hati dan ginjal dalam menyaring zat beracun tersebut di dalam tubuh. Karena itu, penting untuk melakukan detoks merkuri sebagai upaya mencegah risiko gangguan kesehatan.

Baca Juga  6 Tips Mengisi Waktu Luang Bersama Keluarga

Adapun sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk detoks wajah dari kandungan merkuri adalah sebagai berikut.