KESEHATAN,TIMELINES.ID- Saat usia janin 7 bulan, responsnya terhadap rangsangan menjadi lebih aktif nih, Bumil. Bumil mungkin bisa merasakannya dari tendangan dalam kandungan saat Bumil bernyanyi atau mengajaknya bicara. Selain itu, janin juga mulai aktif mengubah posisinya, lho.

Menjelang trimester ketiga, perkembangan janin 7 bulan semakin pesat. Selain sudah mulai merespons suara dan cahaya melalui tendangan mungilnya, tubuhnya juga makin besar karena mulai terisi dengan lemak. Panjang tubuhnya bahkan sudah mencapai 38 cm atau seukuran terong.

Inilah Perkembangan Janin 7 Bulan

Makin mendekati trimester ketiga rasanya makin tidak sabar untuk bertemu buah hati kan, Bumil? Nah, sebelum Si Kecil lahir ke dunia, Bumil harus tahu dulu perkembangan yang terjadi di usia janin 7 bulan ini.

Baca Juga  6 Tips Treadmill Aman dan Efektif untuk Lansia

Tak hanya perkembangan organnya yang makin pesat, gerakan tubuhnya juga makin aktif. Ini ditunjukkan dengan seringnya ia mengubah posisi tubuh. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah perkembangan yang terjadi pada janin 7 bulan berdasarkan hitungan minggu:

Minggu ke-25

Di minggu ini, janin sudah seukuran kembang kol dan perkembangannya pun cukup signifikan. Ini ditandai dengan kemampuannya dalam merespons suara dan gerakan Bumil dengan tendangan atau cegukan.

Jadi, di minggu ke-25, Bumil mulai bisa nih berkomunikasi dengan Si Kecil, baik dengan bersenandung maupun membacakan dongeng atau cerita. Di minggu ini juga jaringan lemak di tubuh janin semakin banyak dan kulitnya kini menjadi lebih halus. Rambutnya juga kian lebat dan sistem sarafnya semakin matang.

Baca Juga  Tips Beres-beres Rumah Saat Punya Anak Balita, Biar Ibu Bebas Stres

Minggu ke-26

Kalau sebelumnya janin seukuran kembang kol, di minggu ke-26 ini janin sudah menyerupai seikat bayam. Paru-parunya mulai memproduksi surfaktan, yaitu cairan yang memungkinkan kantong udara di paru-paru mengembang dan mengempis dengan sempurna tanpa saling menempel.

Di minggu ini, janin akan lebih aktif bergerak dan posisinya di dalam rahim mungkin akan banyak berubah. Janin juga mulai menyerap antibodi dari ibunya untuk mengembangkan sistem kekebalan tubuhnya.

Kulit dan mata janin juga sedikit demi sedikit sudah lebih berwarna, karena tubuhnya mulai memproduksi melanin. Bulu matanya sudah tumbuh dan bersiaplah menantikan kelopak mata indahnya terbuka.