BANGKA, TIMELINES.ID – Kabar menghebohkan datang dari Rumah Sakit Medika Stania Sungailiat.

Selasa (5/12/2023) tersiar kabar para karyawan melakukan aksi protes ke pihak manajemen lantaran informasi mutasi besar besaran karyawan Rumah Sakit Medika Stania.

Kabar tersebut buntut dari pemutusan hubungan kerja sama RS Medik Stania Sungailiat dengan BPJS Kesehatan yang akan berlaku pada 1 Januari 2024 mendatang.

Surat edaran pemutusan hubungan kerja sama antar kedua belah pihak pun tersebar melalui sosial media.

Direktur RS Medika Stania Sungailiat, dr. Gustami saat dikonfirmasi timelines.id Selasa tadi mengatakan tidak ada aksi demo atau protes yang dilakukan karyawannya terkait masalah mutasi kerja ke beberapa cabang rumah sakit yang kini bernaung di IHC tersebut.

Baca Juga  Begini Kronologi Pemancing Ikan di Bangka Tewas Disambar Buaya

“Belum ada mutasi. Semoga masih ada jalan terkait kerja sama dengan BPJS Kesehatan karena pastinya akan terdampak pada nasib karyawan,” jawab Gustami.

Menurut Gustami, kabar mengenai mutasi ratusan karyawan RS Medika Stania hingga saat ini belum sampai tahap finalisasi dan belum diputuskan hingga pasti.

“Kalau sudah ada biasanya akan kami share ke seluruh karyawan. Insha Allah akan segera dibuatkan surat edarannya. Paling lama Kamis ini akan keluar,” jawabnya.

Terkait pemutusan hubungan kerja sama RS Medika Stania Sungailiat dengan BPJS Kesehatan, Kepala Bagian SDM Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Tri Wibowo Adi Putra saat dikonfirmasi Selasa siang mengatakan BPJS Kesehatan akan menghentikan layanan Rumah Sakit Medika Stania hingga akhir Desember 2023.

Baca Juga  Puri Tri Agung dan Vihara Vajrabudhi Bogor Bakal Gelar Operasi Katarak Gratis di Sungailiat