TIMELINES.ID- Meski kerap dikaitkan dengan kekerasan, olahraga bela diri sebenarnya menyimpan segudang manfaat, apalagi untuk tumbuh kembang anak. Jadi jangan khawatir jika anak ingin bergabung dengan olahraga ini.

Apalagi olahraga bela diri tak hanya bermanfaat untuk kesehatan jasmani tetapi juga kesehatan mental atau psikologis. Berikut adalah sepuluh manfaat bela diri untuk anak Anda:

Tubuh Lebih Bugar

Menurut Persatuan Dokter Anak Amerika Serikat (AAP), setiap harinya anak-anak setidaknya membutuhkan waktu 60 menit untuk beraktivitas fisik seperti olahraga. Durasi tersebut tidak harus dilakukan dalam satu waktu, tetapi boleh terbagi dalam sehari. Salah satu olahraga yang disarankan adalah bela diri.

Latihan bela diri dapat memenuhi kebutuhan aktivitas fisik anak, membakar kalori, menyehatkan jantung, meningkatkan stamina, serta memperkuat kekuatan otot dan tulang. Jika dilakukan secara rutin dan tepat, olahraga bela diri akan membuat anak lebih bugar dan sehat.

Baca Juga  10 Manfaat Olahraga Teratur bagi Kesehatan Jasmani dan Rohani

Mengontrol Berat Badan

Manfaat olahraga bela diri untuk anak lainnya adalah dapat mengontrol berat badan. Dengan majunya era teknologi seperti sekarang, banyak orang tua yang membiarkan anaknya sibuk dengan gadget sehingga menjadi malas beraktivitas.

Tentunya hal ini akan meningkatkan risiko anak menjadi kegemukan atau obesitas. Dengan bela diri, anak akan lebih aktif secara fisik sehingga dapat membakar kalori dan mengontrol berat badannya.

Melatih Kemampuan Motorik

Kemampuan motorik halus dan kasar merupakan bagian dari tumbuh kembang anak. Dengan latihan bela diri, anak dilatih gerakan-gerakan yang mengembangkan kemampuan motoriknya seperti koordinasi, peregangan otot, keseimbangan, dan kekuatan.

Beladiri. Freepik.com

Mampu Membela Diri

Tidak jarang anak menjadi target kejahatan karena dianggap tidak berdaya. Meskipun pelatihan bela diri tidak serta-merta membuat anak mampu mengalahkan penjahat, namun setidaknya ia mampu membaca situasi yang dapat membahayakan dirinya. Dengan demikian, anak bisa melakukan tindakan pencegahan dengan bela diri.

Baca Juga  Investasi Pengembangan Ekosistem Baterai Mobil Listrik akan Dilakukan di Tiga Kawasan Industri Indonesia

Meningkatkan Disiplin dan Komitmen