BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Sebanyak 500 bibit pohon alpukat dan durian ditanam Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Baturusa Cerucuk, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di Desa Payung, Kabupaten Bangka Selatan.

“Penanaman bibit pohon ini sengaja kita laksanakan di Desa Payung seperti tahun sebelumnya karena salah satu lahan kritis yang ada di Babel ada disini,” kata Kepala BPDASHL Baturusa Cerucuk, Muchtar Effendi kepada media usai melakukan penanaman pohon tersebut, Minggu (14/1/2024).

Muchtar mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu pengungkit di awal tahun 2024 dalam rangka membangun kesadaran bersama karena tidaklah mudah untuk merubah mainset masyarakat dari penambang ke petani, cukup banyak masyarakat yang masih bergantung dengan aktifitas tambangnya sehingga timbul kerusakan lingkungan.

Baca Juga  430 Pelaku UMKM Terima Bantuan Modal dari Pemkab Bangka Selatan

“Penanaman 500 bibit pohon alpukat dan durian ini dilakukan di lahan perkebunan yang luasnya sekitar 1 hektare. Ini usaha kecil kita sehingga nantinya dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dan instansi terkait di pemerintah daerah,” ujarnya.

BPDASHL Baturusa Cerucuk bekerjasama dengan perangkat desa dan kelompok wanita tani dalam penanaman pohon ini, karena setelah ini ada juga kegiatan pemeliharaannya melalui UPSA (upaya pemeliharaan sumber daya alam) pertama, kedua sampai nanti kita lihat apa sudah siap tanaman itu tumbuh.

“Kegiatan ini akan terus berlanjut, dan daerah-daerah yang kita prioritaskan itu kita lihat dari segi penerimaan dan kesiapan masyarakatnya,” ujarnya.