BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Pasca insiden bencana alam banjir besar yang terjadi pada tahun 2017 lalu serta membuat kerusakan berbagai fasilitas umum (fasum) membuat Pemerintah Daerah Bangka Barat (Babar) mengalokasikan anggaran bernama pemeliharaan rutin.

Tahun 2023, Pemda Babar mengalokasikan anggaran tersebut senilai Rp3 miliar yang ditempatkan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Demikian disampaikan Kepala Dinas PUPR Babar, Novianto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

“Karena kami punya pengalaman tahun 2017 telah pernah terjadi jalan putus di kita akibat bencana alam. Dari situ kita menyiapkan anggaran pemeliharaan dan box culvert, ukuran dimensinya ada yang 80 kali 80 senti, sampai 1,5 kali 1,5 meter,” ujar Nocianto, Kamis (25/1/2024).

Baca Juga  Ribuan Rumah di Manado Rusak Akibat Banjir dan Longsor

Saat terjadi kerusakan fasilitas umum, menurut dia, box culvert itu tinggal diambil dari gudang dinas PUPR ke titik yang harus diintervensi. Dia berujar untuk anggaran sekitar Rp3 miliar itu memang bisa dikatakan minim dengan panjang ruas jalan 700 Km se-Babar.