BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID — Musim kawin buaya menjadi pemicu terjadinya konflik antara buaya dan manusia. Terbaru, salah satu bocah asal Desa Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah berusia 7 tahun bernama Claudia meninggal dunia diterkam buaya saat sedang bermain bersama temanya di Lokasi Bekas TI di Sungai Ulu Desa Sungaiselan.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menyayangkan hal ini dan meminta pihak Kecamatan untuk segera memasang plang peringatan bahaya ada buaya.

“Kita turut berduka cita dan berkesempatan bersama Camat Sungaiselan dan teman-teman berkunjung ke rumah almarhum CA yang kemarin tertimpa musibah,” ujarnya, Senin (29/1/2024).

“CA ini diterkam buaya dan meninggal dunia, sehingga kita berkunjung untuk memberikan doa, support dan semangat, agar keluarga yang ditinggalkan bisa sabar dan ikhlas,” sambungya.

Baca Juga  Selamat! Bawaslu Bateng Satu-Satunya Badan Penyelenggara Pemilu di Babel Raih Predikat Informatif

Algafry menjelaskan, pada kondisi musim kawin buaya saat ini, tentunya buaya akan lebih agresif.

“Kondisi musim kawin buaya seperti saat ini memang harus lebih berhati-hati dan saya sudah meminta Camat Sungaiselan untuk memasang plang peringatan ada buaya, sehingga masyarakat bisa waspada, jangan sampai kejadian serupa terjadi lagi,” tuturnya.

Ia juga mengimbau, kepada masyarakat yang tinggal di dekat sungai untuk lebih waspada terhadap serangan buaya.

“Perlu kita imbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah sungai dan pemerintah di kecamatan, agar memberikan papan peringatan bahaya buaya,” tuturnya.